Artisan Maison Mata membentuk kacamata dengan tangan di atelier Canggu, tepi asetat disempurnakan dan dipahat.

David tumbuh di dalam ruang kreatif kacamata, mewarisi keahlian optik turun temurun dari keluarganya. Setelah beberapa tahun bekerja di Paris bersama berbagai brand kacamata ternama, ia memilih Bali untuk mewujudkan visi baru dalam dunia kacamata: menggabungkan kerajinan tangan dalam jumlah produksi yang terbatas.

Pada tahun 2019, ia bertemu Adi, seorang desainer Bali. Bersama-sama, mereka membayangkan sebuah tempat dimana kacamata dapat dirancang dan dibuat langsung di butik, di Canggu. Tak lama kemudian, Margaux, seorang pembuat bingkai kacamata muda, bergabung untuk menggambar dan membuat setiap model dengan tangan.

Kacamata hitam butterfly asetat biru dengan lensa polarized, dipasang oleh optisi di Seminyak Bali untuk gaya cerah berani.

Hari ini, Maison Mata memiliki lima butik di Bali (Canggu, Ubud, Seminyak, Sanur, Uluwatu). Kami menawarkan dua koleksi utama:

  • Handmade, dibuat dengan tangan secara exclusive satu per satu di workshop kami,
  • Signature, diproduksi dalam seri terbatas dari desain orisinal kami untuk gaya sehari-hari.
Kunjungi boutique kami
Pemeriksaan mata dilakukan di dalam butik Maison Mata, optisi mengukur ketajaman visual untuk lensa resep.

Semua bingkai kami rancang sendiri dan kami buat dengan bahan organik tanpa plastik Mazzucchelli, yang terkenal karena kualitas, kelenturan dan daya tahannya.

Ahli kacamata dari Optik kami menyediakan tes dan cek mata gratis, serta segala layanan perawatan kacamata pendukung lainnya: penyetelan, pemolesan, dan perbaikan.

Di Maison Mata, setiap kacamata dirancang agar nyaman dipakai, mudah digunakan sehari-hari namun tetap memberi tampilan elegan dan juga tahan lama.